Ayo, Berlatih Mandiri !
TAK ada bangsa yang maju tanpa kemandirian bangsanya. Tetapi, tak perlu terlalu jauh membayangkan hal-hal besar untuk menumbuhkan kemandirian itu. Sebab, kemandirian bisa kita bangun dari hal-hal kecil di dalam diri kita sendiri. Kalau setiap orang mau melatih diri sendiri untuk mandiri dalam segala hal, Insya Allah bangsa Indonesia akan jaya sebagai bangsa yang mandiri.
Sejak kecil, saya coba melatih diri untuk mandiri, seperti hal-hal berikut ini:

menyemir sepatu sendiri…

Menyeterika baju sendiri

makan sederhana dengan khazanah kuliner bangsa sendiri. Saya suka sego pecel, trancam, kerupuk karak dan yang tradisional semacam itu.

Dorong ekonomi bangsa sendiri dengan bercukur di tempat-tempat sederhana seperti ini.
Dan banyak lagi hal-hal kecil yang bisa dilakukan oleh siapapun anak bangsa Indonesia. Memang hanya hal-hal kecil, sepele dan remeh temeh. Tetapi, bukankah yang besar berawal dari sesuatu yang kecil ?

betul pak, tapi kalo pengen mandiri di bidang ekonomi tapi kekurangan modal gimana pak?
Tekad anda untuk mandiri itu sudah sebuah modal awal yang hebat. Kalau yang dimaksud adalah modal berupa “uang”, coba pelajari bagaimana para enterpreneur mengawali bisnis mereka. Ada yang cuma modal dengkul, modal uang orang lain dan barang orang lain, juga modal pinjaman… Kesimpulannya, modal utama bukanlah uang, tapi tekad…
Assalamu’alaikum,
Mohon tanggapan pak Hidayat mengenai saudara kita yang menganggap PKS itu diluar jalur dakwah Rasulullah. Karena PKS masih mengusung demokrasi yang jelas2 produknya orang kafir. Yang seharusnya Khilafah. Saya mohon penjelasannya karena persaudaraan dengan mereka menjadi terasa asing. Terima kasih sebelumnya pak . . .
wa’alaikumussalaam,
sampaikan salam kepada mereka. Mintalah dia untuk mempelajari lagi shirah ketika Rasulullah wafat, bagaimana cara para sahabat mengangkat pemimpin pengganti Rasul (Khalifah). Di situ, Insya Allah, kita temukan nilai-nilai yang saat ini kita sebut sebagai demokrasi. Jauh sebelum konsep demokrasi lahir, nilai-nilainya telah dipraktikkan Rasulullah dan para sahabatnya. Itulah yang kini coba dilanjutkan oleh PKS. Tetaplah bersaudara dengan mereka, kendati mereka menganggap jalan yang kita tempuh keliru…
Wallaahu a’lam
Assalamu’alaikum,
Alhamdulillah…Kemandirian memang dibutuhkan namun bagaimana dalam memulai dengan semangat kemandirian, bermujahadah dalam kemandirian yang kadang karena hanya dukungan financial saja kita lemah, relasi aja kita kurang kuat membina blum lagi management yang lemah dalam kebanyakan usaha kecil yg baru berdiri (memulai)
perbanyak silaturahim akhi… ingat janji Rasulullah. Banyak silaturahim banyak rezeki. Rezeki perluasan relasi, rezeki ilmu, rezeki pengalaman dan mungkin juga… rezeki modal…Insya Allah